Madrasah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik melalui keikutsertaan dalam kegiatan Pelatihan Kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Banyumas pada 11–12 Desember 2025 di Patikraja. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk membekali pelajar dengan wawasan, keterampilan, serta semangat berwirausaha sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, madrasah mendelegasikan tiga siswa terbaiknya, yaitu Amalia Khoirunnisa (XI B), Khunais Ibnu Ishak (XI A), dan Saskia Kirana Dewanti (X B). Ketiganya mengikuti pelatihan bersama peserta lain dari berbagai Pimpinan Cabang/Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah di Banyumas dengan penuh antusias dan semangat belajar yang tinggi.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi dasar kewirausahaan yang dikemas secara interaktif dan mudah dipahami. Materi yang disampaikan meliputi pembangunan pola pikir pengusaha, kemampuan melihat peluang usaha di lingkungan sekitar, hingga langkah-langkah sederhana dalam memulai usaha mandiri. Tidak hanya teori, peserta juga diajak memahami praktik yang dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu materi yang menarik perhatian peserta adalah sesi manajemen waktu. Dalam sesi ini, para peserta dilatih untuk mengatur waktu secara efektif, terutama dalam menyeimbangkan antara kegiatan belajar, organisasi, dan usaha. Kemampuan mengelola waktu dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam membangun usaha yang konsisten dan berkelanjutan.
Keikutsertaan siswa dalam pelatihan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif, baik bagi siswa maupun madrasah. Bagi siswa, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga untuk menambah wawasan, melatih kemandirian, serta menumbuhkan keberanian dalam memulai usaha sejak usia pelajar. Sementara bagi madrasah, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya kreatif dan produktif di lingkungan sekolah.
Selain itu, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat dibagikan kembali kepada teman-teman lainnya sehingga mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan siswa. Dengan demikian, madrasah tidak hanya mencetak peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan hidup, kreativitas, dan jiwa mandiri yang bermanfaat di masa depan.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, madrasah berharap para siswa dapat terus mengembangkan potensi diri dan menjadi generasi muda yang inovatif, aktif, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun dunia usaha di masa mendatang.(KII)












