(0281) 636520 085227346083

BNN Kabupaten Banyumas Laksanakan Sosialisasi Pencegahan Narkoba dan Tes Urine di Madrasah, Wujudkan Generasi Bebas Narkoba

Oleh

petugas

Purwokerto, Senin (8/6/2026) — Dalam rangka memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Banyumas (BNNKB) bekerja sama dengan MA Muhammadiyah Purwokerto menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dan tes urine bagi siswa-siswi pada Senin, 8 Juni 2026.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi yang disampaikan oleh tim BNNKB mengenai berbagai jenis narkoba, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan, kehidupan sosial, hingga masa depan generasi muda. Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya narkotika, para pemateri juga mengajak peserta untuk memiliki keberanian menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba serta membangun lingkungan pergaulan yang positif.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan edukasi, BNNKB melaksanakan tes urine kepada sejumlah siswa-siswi madrasah sebagai bentuk deteksi dini sekaligus langkah preventif dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung secara tertib, lancar, dan sesuai prosedur.Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh peserta yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba. Hasil tersebut menjadi bukti nyata bahwa kesadaran warga madrasah terhadap pentingnya menjaga diri dari bahaya narkoba terus terpelihara dengan baik.

Kepala madrasah menyampaikan apresiasi kepada Badan Narkotika Nasional Kabupaten Banyumas atas terlaksananya kegiatan tersebut. Melalui sinergi antara madrasah dan BNNKB Banyumas, diharapkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat terus diperkuat sehingga peserta didik tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang sehat, disiplin, dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen MA Muhammadiyah Purwokerto dalam menciptakan lingkungan madrasah yang aman, kondusif, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba. Diharapkan, edukasi yang diberikan mampu menanamkan kesadaran sejak dini agar seluruh peserta didik menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menjadi agen perubahan dalam mewujudkan Indonesia yang bebas narkoba.Versi ini lebih layak dimuat di website atau buletin madrasah karena bahasanya lebih jurnalistik, formal, dan tidak terkesan seperti laporan kegiatan biasa.(IAF)

Related Post

Leave a Comment